Selamat Datang di "Griya Sehat Barokah" Menuju Hidup Sehat dan Berkah

 Social Display

     

Merasa Cukup

Ini cerita dari Pak Hidayatul Aziz, jamaah pengajian Bulughul Maram di Mushallah A Rafiq –Cendana Loka Graha Raya Bintaro Jaya.

Beliau mempunyai seorang teman yang hobby naik sepeda atau bike to work !. Sang teman ini seorang eksekutif. Pada saat hari terik panas sang eksekutif ini mengayuh sepeda di jalanan ibukota Jakarta, karena haus, ia berhenti di pinggir jalan yang rindang dan ada penjual es di situ. Pak Eksekutif ini membeli minum pada tukang es tersebut dan tanpa disangka tukang es berkata : " Pak saya do'akan bapak bisa membeli motor, biar nggak capek naik sepeda !". Sang eksekutif ini bingung campur ketawa, dan menimpali doa pedagang tadi dengan berkata : " ya pak amin, terima kasih do'anya."

Read more...

Tidak berhenti berdo'a

Syaikh Ibn Atha’illah mengatakan :
مَتَى أَطْلَقَ لِسَانَكَ بِالطَلَّبِ فَعْلَمْ أَنَّهُ يُرِيْدُ أَنْ يُعْطِيَكَ
Ketika Allah melonggarkan lisan/lidah kita untuk meminta, maka ketahuilah bahwa Dia hendak memberimu

Ibn Atha'illah mengajarkan kepada kita, selama lidah dan lisan kita mau meminta/berdo'a berarti selama itu pula Allah memberikan apa yang kita minta dan bahkan lebih dari itu !!

Tapi mesti diingat juga bahwa Allah Maha Mengetahui terhadap apa yang tidak kita ketahui !!, jadi Allah Maha Tahu, kapan waktu yang tepat untuk mengabulkan do'a kita. Mudah-mudahan kita termasuk hamba-hamba Allah yang tidak pernah berhenti berdo'a, Amin Ya Rabbal Alamin 

(gus arifin)

Memohon Kepada Allah SWT dengan "ber-tawassul" pada amalnya sendiri

Suatu ketika saya dapat SMS dari Pak Willy Roswaldi, sahabat saya sekaligus mantan Boss saya di Jambi dulu, bertanya mengenai Tawassul. 
Tawassul artinya mengambil (sesuatu)perantara sedangkan Wasilah artinya perantara.
 
Untuk melengkapi jawaban saya waktu itu, Hikmah kali ini saya sampaikan Hadits mengenai 3 orang yang tertimpa musibah kemudian berdoa dengan bertawassul pada amalnya sendiri.

Dari Abu Abdur Rahman, yaitu Abdullah bin Umar bin al-Khaththab radhiallahu ‘anhuma, katanya: Saya mendengar Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda:

“Ada tiga orang dari golongan orang-orang sebelummu sama berangkat bepergian, sehingga terpaksalah untuk menempati sebuah gua guna bermalam, kemudian merekapun memasukinya. Tiba-tiba jatuhlah sebuah batu besar dari gunung lalu menutup gua itu atas mereka. Mereka berkata bahwasanya tidak ada yang dapat menyelamatkan engkau semua dari batu besar ini melainkan jikalau engkau semua berdoa kepada Allah Ta’ala dengan menyebutkan perbuatanmu yang baik-baik.

Read more...

Kalau bisa dipermudah kenapa dipersulit !!

Ini kisah nyata…dalam Kitab Riyadhus Shalihin, Imam Nawawi :

Dari Abu Hurairah Radhiallahu’anhu, ia berkata : Ada seorang badui (orang Arab udik) kencing di dalam masjid, kemudian orang-orang bangkit untuk memukulnya, tetapi Nabi Shallallahu’alaihi wasallam melarangnya dan bersabda : “Biarkan dia, tuangkanlah pada kencing itu setimba air. Sesungguhnya aku diutus untuk mempermudah bukan mempersulit.”
(Shahih Bukhari)

Jadi…kenapa dipersulit ? (lihat konteksnya ya !) Badui tadi memang belum tahu Agama Islam secara baik jadi tidak tahu bila kencing di Masjid tidak boleh, tapi bagi yang sengaja kencing di dalam Masjid..ya itu ngawur namanya.
--gus arifin--

More Articles...

  1. Mengapa kita sakit?

 

Telah beredar buku "Tuntunan Doa Ibadah Haji dan Umrah" Buku Ke 26 Penulis Buku Best Seller -Gus Arifin- dapatkan di toko buku Gramedia.

Latest Article

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Link Group

 

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday63
mod_vvisit_counterYesterday82
mod_vvisit_counterThis week63
mod_vvisit_counterLast week869
mod_vvisit_counterThis month1991
mod_vvisit_counterLast month1444
mod_vvisit_counterAll days130979

Online Now: 3
Today: November 19, 2017