Selamat Datang di "Griya Sehat Barokah" Menuju Hidup Sehat dan Berkah

 Social Display

     

Berdzikir dulu atau langsung "ngacir"

Share this post
FaceBook  Twitter  Mixx.mn     
Sesudah Shalat, membaca Dzikir terlebih dulu atau langsung „ngacir“?
Sebagaimana diketahui para Ulama madzhab dan juga ulama sesudahnya, sebagaimana Imam Nawawi dalam Al Adzkar mengatakan perihal sunnah-nya Dzikir sesudah Shalat dan dengan suara „yang diangkat“ (terdengar keras),

أجمع العلماءُ على استحباب الذكر بعد الصلاة، وجاءت فيه أحاديث كثيرة صحيحة في أنواع منه متعدّدة، فنذكرُ أطرافاً من أهمها:‏ روينا في كتاب الترمذي عن أبي أمامة رضي اللّه عنه قال: قيل لرسول اللّه صلى اللّه عليه وسلم: أيّ الدعاء أسمع؟ قال: "جَوْفُ اللَّيْلِ الآخِر، وَدُبُرُ الصَّلَوَاتِ المَكْتوبات" قال الترمذي: حديث حسن
وروينا في صحيحي البخاري ومسلم،…. عن ابن عباس رضي اللّه عنهما: أن رفعَ الصوت بالذكر حين ينصرفُ النَّاسُ من المكتوبة كانَ على عهدِ رسول اللّه صلى اللّه عليه وسلم.
Para Ulama’ sepakat mengenai Sunnahnya Dzikir sesudah Shalat, berikut saya (Nawawi) tampilkan hadits shahih mengenai hal tersebut, diantaranya:
Hadits dari Kitab At Tirmidzi dari Abi Umamah رضي اللّه عنه, berkata : ditanyakan kepada Rasulullah mengenai Doa yang didengar (dikabulkan)?” Rasulullah bersabda: Yaitu Doa di Akhir malam dan sesudah Shalat Fardlu.” (Tirmidzi berkata : Hadits Hasan)
Dan Hadits dari Shahihain (Bukhari dan Muslim), dari Ibn Abbas رضي اللّه عنهما, berkata: perihal mengeraskan suara dalam ber-dzikir ketika jamaah telah menyelesaikan Shalat fardlu bersama Rasulullah . 


وروينا في سنن أبي داود والترمذي والنسائي، عن عبد اللّه بن عمرو رضي اللّه عنهما، عن النبيّ صلى اللّه عليه وسلم قال‏:‏ ‏"‏خَصْلَضتانِ أوْ خَلَّتانِ لا يُحافِظُ عَلَيْهِمَا عَبْدٌ مُسْلِمٌ إلاَّ دَخَلَ الجَنَّةَ، هُمَا يَسِيرٌ، وَمَنْ يَعْمَلُ بِهِمَا قَلِيلٌ‏:‏ يُسَبِّحُ اللَّهُ تَعالى دُبُرَ كُلّ صَلاةٍ عَشْراً، وَيَحْمَدُ عَشْراً، ويُكَبِّر عَشْراً، فَذَلِكَ خَمْسُونَ ومِئَةٌ باللِّسانِ، وألْفٌ وخَمْسُمِئَةٍ في المِيزَاِ‏.‏ وَيُكَبِّرُ أرْبَعاً وَثَلاثِينَ إذَا أخَذَ مَضْجَعَةُ وَيحْمَدُ ثَلاثاً وَثَلاثينَ، وَيُسَبِّحُ ثَلاثاً وَثَلاثينَ، فَذَلكَ مِئَةٌ باللِّسانِ، وألفٌ بالميزَانِ‏"‏‏.‏ قال‏:‏ فلقد رأيت رسول اللّه صلى اللّه عليه وسلم يعقدها بيده

Dari Sunan Abi Daud, Tirmidzi dan Nasa’i dari Ibn Umar رضي اللّه عنهما , dari Rasulullah : “ Dua Ucapan kalimat yang ringan yang dapat mengantarkan seorang muslim masuk Surga; dan ia mudah diucapkan, dan ringan untuk dikerjakan : “bertasbih setiap selesai shalat sebanyak 10 kali, Tahmid 10 kali, Takbir 10 kali, dan itu setara dengan 150 kali ucapan, dan 150 000 di timbangan. Dan Takbir 34 kali, tahmid 33 kali serta tasbih 33 kali itu berarti 100 kali diucapan dan 1000 di timbangan. Ibn Umar berkata : „Sungguh aku melihat Rasulullah menghitung dengan jari (tangan) beliau.  

Jadi, sangat jelas, bahwa : membaca dzikir dengan keras (bukan dengan teriak- tentunya) dan membaca bacaan dzikir sebagaimana contoh beliau Rasulullah adalah Sunnah. Kaum La Madzhabi/Salafi/Wahabi mem-bid’ah-kan pasal ini.

Mari tetap jaga Ukhuwah, jangan merasa paling benar, jangan gampang menuduh bid’ah, Insya Allah dengan dzikirullah, segala urusan kita dimudahkan oleh Allah swt, amin ya rabbal alamin (gus)


 

Telah beredar buku "Tuntunan Doa Ibadah Haji dan Umrah" Buku Ke 26 Penulis Buku Best Seller -Gus Arifin- dapatkan di toko buku Gramedia.

Latest Article

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Link Group

 

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday64
mod_vvisit_counterYesterday82
mod_vvisit_counterThis week64
mod_vvisit_counterLast week869
mod_vvisit_counterThis month1992
mod_vvisit_counterLast month1444
mod_vvisit_counterAll days130980

Online Now: 4
Today: November 19, 2017