Selamat Datang di "Griya Sehat Barokah" Menuju Hidup Sehat dan Berkah

 Social Display

     

Shalat, ukuran kesuksesan seorang hamba

Share this post
FaceBook  Twitter  Mixx.mn     
Kalau anda pernah jalan-jalan ke sentra Industri Driyorejo Gresik hingga Perning Jetis Mojokerto Jawa Timur, anda akan melewati sebuah desa yang bernama Lebani. Karena disitu ada Pabrik Keramik merk Milan, orang daerah tersebut sering menyebut “Milan” bahkan kesebelasan desa tersebut berkaos “AC Milan” meskipun tidak ada Kaka disana, yang ada mas Koko, tidak ada nama Sylvio Berlusconi (pemilik Club AC Milan-Italia) yang ada Haji Fathoni. Dan di desa inilah ada Pondok Pesantren yang didirikan oleh KH A Thoyyib atau Abah Thoyyib. Beliau wafat pada bulan Dzulhijja 1426H/Januari 2006M

Pondok pesantren almaghfurllah Abah Thoyyib ini santrinya berasal dari bermacam-macam orang dan usia, ada yang bekas preman, ada guru, petani, pedagang, pelajar, mahasiswa. Beliau terkenal mempunyai “kelebihan” ,bila membangun masjid, selesai dalam waktu 21 hari. Kalau membangun mushollah hanya perlu 7 hari saja. Semula saya tidak percaya kabar tersebut sampai saya membuktikan kebenarannya. Di Masjid beliau inilah semua kegiatan terpusat, dan yang sangat saya sukai adalah setiap selesai shalat Jum’at dihidangkan nasi jagung plus sayur gulai (pada Jum’at legi), kadang-kadang sayur bening atau sayur jagung muda.

Beliau terkenal dengan gaya bicaranya yang khas, ceplas-ceplos bahkan kadang-kadang sangat keras. Tapi semua itu tidak perlu dianggap sebagai “beliau sedang marah” dan jangan pula ditelan mentah-mentah, mesti difikir dan ditelaah dengan seksama. 
Pernah suatu ketika, selepas shalat Jum’at beliau memberikan taushiyah perihal shalat. Beliau menjelaskan secara khas masalah Shalat ini dengan gaya Jawa Timur an. Ketika sampai bab Shalat Subuh, beliau bertanya kepada jama’ah : 
Asu (anjing) niku najis nopo mboten? “
“Najiiissss” jawab jamaah.
Beliau bertanya lagi : “ Mulyo endi, wong dibanding Asu ??” (mulia mana, orang dibandingkan dengan anjing)
nggih..mulyo ..menungsa “ jawab Jamaah lagi,
Maka saat itu beliau berkata: “ Asu iku luwih mulyo timbangane menungso sing gak sembahyang subuh !!!” ( anjing itu lebih baik dari pada orang yang nggak shalat subuh)

Mendadak suasana Masjid menjadi senyap, jamaah tertunduk (termasuk saya) dan bertanya-tanya” -“kok dibandingkan dengan anjing???

kenapa asu iku mulyo??” (Kenapa anjing itu lebih baik?) lanjut beliau, 
sebab asu kalau waktu subuh njugug” (sebab anjing kalau waktu subuh menggonggong)” jelas beliau lagi,
kenapa njugug?” (kenapa menggonggong) tanya beliau, dan dijawab oleh beliau sendiri : “mergo asu moco tasbih” (sebab anjing membaca tasbih -dengan caranya sendiri bagi si anjing , ingat firman Allah swt surat Al Hasyr ayat 24 :” bertasbih kepadaNya apa yang di langit dan di bumi..” )
lah menungsa ne isik mlungker njejek kemul” (sedang manusia saat subuh masih tidur pulas mendengkur) jelas beliau lagi.. 

Jadi kalau sekilas dari wujud fisik memang kita paling baik, tapi itu semua menjadi tidak berarti kalau badan dan tubuh kita ini tidak untuk “mengabdi” kepada Allah. Ya benar ukuran kemuliaan seseorang adalah dari taqwanya, taqwa hendaklah dibangun dengan menegakkan pilar pilar agama termasuk akhlaqul karimah, salah satu pilar itu adalah Shalat. Bahkan Rasulullah menyebutkan bahwa ukuran sukses di hari perhitungan kelak adalah Shalat, sebagaimana sabda beliau:

أَوَّلُ مَا يُحَاسَبُ بِهِ الْعَبْدُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ الصَّلاَةُ، فَإِنْ صَلُحَتْ صَلُحَ سَائِرُ عَمَلِهِ، وَإِنْ فَسَدَتْ فَسَدَ سَائِرُ عَمَلِهِ

Amalan yang pertama kali dihisab dari seorang hamba adalah shalatnya. Bila shalatnya baik maka baik pula seluruh amalnya, sebaliknya jika shalatnya rusak maka rusak pula seluruh amalnya.” (HR. Ath-Thabarani dalam Al-Ausath, hadits Shahih)
 
Jadi Shalat adalah ukuran kesuksesan kita..mudah-mudahan kita termasuk yang baik seluruh amalnya nanti di yaumil hisab.Oleh karena itu marilah kita berusaha dengan serius untuk menegakkannya, Amin Ya rabbal alamin.(gus arifin)


 

Telah beredar buku "Tuntunan Doa Ibadah Haji dan Umrah" Buku Ke 26 Penulis Buku Best Seller -Gus Arifin- dapatkan di toko buku Gramedia.

Latest Article

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Link Group

 

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday87
mod_vvisit_counterYesterday159
mod_vvisit_counterThis week510
mod_vvisit_counterLast week1058
mod_vvisit_counterThis month2175
mod_vvisit_counterLast month4947
mod_vvisit_counterAll days167712

Online Now: 3
Today: July 18, 2018