Selamat Datang di "Griya Sehat Barokah" Menuju Hidup Sehat dan Berkah

 Social Display

     

Menjadi Pionir dalam Kebaikan

Share this post
FaceBook  Twitter  Mixx.mn     
Suatu hari saya di call oleh sahabat saya dan sekaligus kakak kelas saya di ITS Surabaya yang kebetulan waktu itu sedang dalam proses penyembuhan penyakit beliau di Klinik Griya Sehat Barokah, yaitu Pak Haji Pudji – begitu biasanya saya memanggil beliau. 

Hari special bagi saya karena beliau mengajak Captain Abdul Rozaq – Pilot – yang Subhanalllah- pernah mendaratkan Pesawat Garuda GA-421 di Bengawan Solo, pada hari Rabu sore 16 Januari 2002 sekitar pukul 16.25 WIB atau pada 2 Dzul qa’dah 1422H. Ya ! ..karena kejadian tersebut sering saya jadikan bahan contoh untuk pengajian atau ta’lim sedangkan saya belum pernah bertanya langsung kepada Sang Pilot- yang bukan kebetulan- bernama Abdul Rozaq ( Hambanya sang Maha Pemberi Rezeki). 

Pada saat kami ngobrol, kebetulan waktu itu di klinik memang sedang ada pasien dan Pak Rozaq juga sedang menunggu untuk di-bekam..Pak Pudji bercerita bahwa: “Sopir Metromini akan banyak yang masuk syurga karena hampir setiap saat membuat penumpangnya berdo’a dengan sungguh-sungguh kepada Allah swt” !!
Dan ketika saya menjawab beliau :” Berarti Pak Rozaq juga masuk Syurga,..soalnya pernah membuat penumpang Garuda yang di-pilotinya berdoa sangat sungguh-sungguh kepada Allah swt. “ Pak Pilot sontak tertawa …sambil berucap :” Amin amin.” 

Cerita di atas, tidak saja memberi pencerahan kepada saya waktu itu bahkan menjadi bahan renungan dan kajian, betapa Allah swt mempertemukan saya dengan Pak Pilot yang satu ini dan saya merasa diberi rezeki oleh Allah dengan tambahan “ilmu ma’rifat” -dalam istilah Tasawuf- dari Pak Rozaq. Beliau menyampaikan pengalaman “super hero” itu dengan gaya kyai jawa tengah yang halus …dan yang membuat saya begitu larut dalam pengalaman beliau adalah ketika beliau mengatakan : “ kalimat dzikir terus saya ucapkan …dan terus diucapkan hingga nampak lubang di awan …saat itu saya ..arahkan pesawat ke lubang tersebut…hingga akhirnya melihat bentangan bengawan solo seperti Runway….”
“ Dan yang luar biasa…di pinggir bengawan tempat mendarat itu, sudah ada jembatan kayu, sudah ada rumah kayu yang ada telponnya…subhanallah ” lanjut beliau. 

Pelajaran yang berharga dan mahal ini bukan dari seorang kyai atau ustadz tapi dari seorang Pilot . Dan saya teringat dengan firman Allah swt QS Al An’am(6) ayat 59

Dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang ghaib; tidak ada yang mengetahuinya kecuali dia sendiri, dan dia mengetahui apa yang di daratan dan di lautan, dan tiada sehelai daun pun yang gugur melainkan dia mengetahuinya (pula), dan tidak jatuh sebutir biji-pun dalam kegelapan bumi, dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering, melainkan tertulis dalam Kitab yang nyata (Lauh Mahfudz)"

 Sehelai daun saja yang jatuh dibawah kendali Allah Swt, apalagi yang lebih besar dari itu.!!

Kembali ke joke Pak Pudji tadi!!
Mengapa Sopir Metromini masuk Syurga?
Jawabnya adalah Sopir Metromini menjadi penyebab orang lain berdoa.

Kok bisa?
Iya ..karena berdoa itu suatu kebaikan..dan siapa yang menjadi penyebab kebaikan dia akan mendapatkan kebaikan yang serupa.

Ingat hadits Nabi SAW dalam Kitab ShahihMuslim:
“Barangsiapa yang menunjukkan kepada kebaikan, maka dia mendapatkan pahala semisal dengan orang yang melakukannya.” (Shahih Muslim)

Menjadi Pionir kebaikan adalah seperti kita bermain di Multi Level Marketing atau MLM, semakin banyak orang yang ikut di level bawah kita semakin besar bonus yang akan kita peroleh. Bonus yang kita dapat mungkin masih ratusan ribuan atau mungkin sudah jutaan. Bonus yang dijanjikan oleh Allah swt tentu lebih besar lagi dan dikalikan 10 kali atau 70 kali atau 700 kali atau hanya Allah sendiri yang Maha Tahu…dan Allah itu Sari’ul Hisab (Maha cepat kalkulasi-nya). Pionir kebaikan bisa berupa apa saja, bisa mendanai kegiatan kebaikan seperti Ta’lim, Pondok Pesantren, pembangunan Masjid/musholla, perbaikan jalan atau membiayai anak yatim/dhuafa sekolah dan lain lain..juga bisa berupa mengajar mengaji, mengajar ilmu –ilmu yang bermanfaat baik itu ilmu dunia ataupun ilmu agama, mengajar ketrampilan yang menjadi bekal seseorang untuk menunjang pekerjaannya atau mencari nafkah; itu semuanya termasuk kategori kebaikan. 

Jadi …jangan tunda lagi, mari kita menjadi pionir dalam kebaikan, mulailah dengan yang mudah dan ringan, terus menerus-konsisten jangan berhenti….karena amal yang paling disenangi oleh Allah adalah amalan baik yang terus menerus (dawwam dan Istiqamah) dilakukan meskipun sedikit.

Insya Allah kita akan ditolong oleh Allah swt dalam segala hal, dimudahkan urusan kita, diberi keberkahan hidup, diberi panjang umur, diberi semangat untuk beribadah dan kita memohon juga kekuatan untuk terus menerus menjaga kualitas amal-amal baik tadi dengan sungguh-sungguh, mudah-mudahan Allah memberi ridha atas amal amal kita itu..amin ya rabbal alamin. 
(gus Arifin)



 

Telah beredar buku "Tuntunan Doa Ibadah Haji dan Umrah" Buku Ke 26 Penulis Buku Best Seller -Gus Arifin- dapatkan di toko buku Gramedia.

Latest Article

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Link Group

 

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday48
mod_vvisit_counterYesterday141
mod_vvisit_counterThis week291
mod_vvisit_counterLast week938
mod_vvisit_counterThis month2847
mod_vvisit_counterLast month4241
mod_vvisit_counterAll days139572

Online Now: 5
Today: January 23, 2018